Sabtu, 13 Oktober 2018

Seru membuat bagan motivasi diri

Seru membuat bagan motivasi diri

Kreasi bersama untuk membangun motivasi bersama dalam kelas dan group.

Download format menarik bagan motivasi diri di sini.

Dalam sebuah kelompok tentu memiliki visi dan misi bersama maupun masing-masing individu yang ingin dicapai. Maka untuk mencaai target yang diinginkan dengan waktu yang efisien, dibutuhkan motivasi kuat dalam meraihnya. Dan supaya motivasi tersebutmengakar kuat dalam hati dan pikiran maka perlu dibuat pengingat. Pengingat itu misalnya sebuah bagan motivasi sebagaimana contoh berikut.

Anda juga dapat mendownload bagan tersebut dalam bentuk file pdf bagan motivasi diri melalui lik berikut: download bagan motivasi diri. Selamat mencoba. ^^ 




NAMA
Mahmood
MOTIVASI DIRI
Maju terus pantang mundur

NAMA
Faizha
MOTIVASI DIRI
Jujur itu Indah


NAMA
Hamid
MOTIVASI DIRI
Aku yakin aku bisa, yes!


NAMA
Aisha
MOTIVASI DIRI
Siapa yang sungguh-sungguh pasti bisa


NAMA
Amir
MOTIVASI DIRI
Sabar dan tenang adalah kunciku mencari ilmu

 Thanks for your visiting. by eLFa

Senin, 08 Oktober 2018

KERJA KERAS VS KERJA CERDAS

KERJA KERAS VS KERJA CERDAS

 
Tidak bisa dipungkiri bahwa kerja keras adalah kunci kesuksesesan. Namun aabila kerja keras itu tidak dibarengi dengan kerja cerdas maka kesuksesan yang dirah akan lebih kecil jika dibandingkan orang yang bekerja dengan keras dan cerdas.
Coba kita bandingkan misalnya orang yang membangun ruko dengan orang yang membangun perusahaan. Keduanya sama-sama bekerja untuk mendapatkan kesuksesan. Namun visi dan misi keduanya berbeda, karena yang satu jangkauannya kecil sedangkan yang satunya jangkauannya jauh lebih besar. Maka tentu usaha dan hasil yang didapatkan akan sangat jauh berbeda.
Contoh kedua misalnya orang yang bekerja mencari ikan di laut. Jika seorang pencari ikan bekerja semalaman mencari ikan di laut dengan menggunaan pancing maka hasilnya akan jauh berbeda dengan orang yang mencari ikan menggunakan jala. begitu juga apabila kapal yang ditumpangi lebih besar maka hasil yang bisa dibawa pulangpun akan jauh leih banyak.
 Contoh ketiga adalah orang yang bekerja di bidan pertanian. Sebagian besar penduduk desa bekerja di ladang dengan cara tradisional dan alat seadanya. berbeda halnya dengan petani professional yang menggunakan teknologi dan alat-alat canggih dalam mengelola ladang dan tanamanya. Maka hasil yang diraih oleh petani professional akan jauh lebih optimal jika dibandingkan petani tradisional.
Dari beberapa contoh di atas dapat kita simpulkan bahwa bekerja keras saja tidak cukup, tetapi juga harus di barengi dengan kerja cerdas. Selamat bekerja
By eLFa