Sabtu, 22 Oktober 2016

Ada Kebahagiaan di balik Kesederhanaan

Ada kebahagiaan di balik kesederhanaan

Kebahagiaan adalah hak siapapaun, dimanapun dan bagaimanapun keadaan seseorang. Orang yang kaya berhak bahagia dan orang yang miskinpun juga berhak untuk bahagia. Orang yang sehat berhak bahagia begutu pula yang dalam keadaan sakit sekalipun juga berhak untuk merasakan kebahagiaan. Orang yang tinggal di perkotaan juga berhak bahagian begitu pula orang yang tianggal di pedesaan. Intinya semua orang berhak untuk bahagia.
Oleh karena itu kita harus tahu di mana letak kebahagiaan. Jika kebahagiaan diletakkan pada banyaknya harta maka yang miskin tidak akan bahagia. Jika kebahagiaan diletakkan di dalam pangkat atau jabatan seseorang maka orang yang tidak punya jabatan tidak akan merasakan kebahagiaan. Jika kebahagiaan terletak pada wajah yang rupawan maka yang kurang rupawan juga tidak akan merasakan kebahagiaan. Padahal semua orang berhak untuk merasakan kebahagiaan.
Kebahagiaan itu dirasakan di dalam hati seseorang. Walapun seseorang hanya memiliki harta yang sedikit tapi kalau hatinya lapang maka ia akan merasakan kebahagiaan. Sebaliknya walaupun seseorang punya banyak kekayaan tetapi hatinya sempit, banyak masalah dan tidak tentram maka kekayaannya itu tidak akan membuatnya bahagia.
Begitu pula walapun seseorang tidak punya kedudukan, namun ia memiliki perasaan yang terbuka maka ia akan merasakan ketentraman mskit tanpa punya kedudukan. Sebaliknya orang yang punya kedudukan dan jabatan akan tetapi hatinya senantiasa dirundung oleh kesusahan maka ia tidak akan merasakan kebahagiaan dalam kesehariannya.
 Begitupula orang yang ketampananya sedang-sedang saja namun ia memiliki hati yang syukur maka ia akan merasakan ketentraman dan kebahagiaan. Sebaliknya orang yang tampan rupawan kalau ia selalu merasa kekurangan, kurang percaya diri, sibuk merias diri tanpa ada rasa syukur maka ia juga tidak akan merasakan ketentraman.
Sebenarnya ada kebahagiaan dibalik kesederhanaan. Bukan berarti kita tidak boleh bekerja keras, harus miskin ataupun tidak berhak punya jabatan. Akan tetapi cara pikir dan cara pandang hati kita akan materi dunia inilah yang disederhanakan. Bukan kemewahan yang kita usahakan tapi kenyamanan. Bukan hanya kedudukan yang diusahakan tapi manfaatnya bagi orang banyak. Bukan ketampanan saja yang diusahakan tapi rasa syukur atas anugerah yang diberikan dari Yang Maha Kuasa.
Ada kesederhanaan di balik kesederhanaan. Menyederhanakan hidup membuat orang lebih tentram dan tidak merasakan beban terlalu banyak dalam hidupnya. Walaupun seseorang punya kesibukan yang banyak tetapi ia berpikir sederhana maka ia akan dengan mudah menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di hadapannya.
Kebahagiaan itu penting dan mengusahakaan kebahagiaan itu lebih penting. Karena kebahagaian tidak akan dirasakan di dunia tanpa diusahakan. Mengusahakan kebahagiaan bukan dimulai dengan mengumpulkan harta yang banyak, atau menjadikan tampan rupawan ataupun mengusahakan kedudukan yang tinggi dan jabatan yang tinggi. Akan tetapi yang lebih utama adalah mengusahakan bagaimana kita bisa menata hati dalam setip menghadapi tantangan dan persoalan hidup yang kita hadapi. Setiap orang tentu punya masalah dan persoalan yang harus diselesaikan. Akan tetapi pokok utama dari permasalah adalah bagaimana cara kita menyikapi masalah.
Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia punya masalah dengan kadar yang berbeda-beda. Seseorang lari dari masalah di dunia maka ia pindah ke masalah yang lain. Seseorang tidak mau sibuk menjadi karyawan maka iapun akan sibuk menjadi pengusaha. Seseorang tidak mau sibuk menulis iapun akan sibuk menghafal. Seseorang tidak mau sibuk dalam kebaiakan maka iapun juga akan sibuk menghindari kebaikan. Itulah sebabnya walapun seseorang tidak mau menghadapi masalah sebenarnya ia pindah ke masalah lain.
Lari dari masalah bukan solusi terbaik. Akan tetapi menghadapi masalah dengan kesederhanaan dan ketenangan akan lebih membuka jalan keluar terbaik dari setiap permasalahan yang dihadapi seseorang. Sederhanakan dalam berpikir, sederhanakan dalam bertindak, sederhanakan dalam mengambil keputusan, sederhanakan dalam mengambil sikap, sederhanakan dalam menentukan pilihan, sebab kesederhanaan adalah bagian dari jalan menuju kebahagiaan.
Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar