KESUKSESAN KITA ADALAH
KESUKSESAN ORANG TUA
Orang
tua merupakan jalan satu-satunya kita bisa hidup di dunia. Karena kasih sayang
merekalah kita dapat bertahan hidup hingga saat ini. Oleh karena itu Allah
memuliakan orang tua di hadapan anak-anaknya. Keridhoan-Nya terletak di dalam
keridhoan kedua orang tua.
Jikalau
seseorang belum bisa membahagiakan orang tua, paling tidak janganlah menyakiti
hati keduanya. Kalau kita belum bisa membuat mereka tersenyum bahagia, paling
tidak jangan membuat mereka berdua menangis. Jikalau kita belum bisa
mendedikasikan diri kita untuk kebanggaan kedua orang tua, paling tidak
janganlah membuat mereka berdua malu. Seorang anak yang berbakti akan
senantiasa berusaha menjadikan orang tua senang dan bangga kepada anaknya.
Orang
tua akan merasa senang apabila melihat anaknya senang. Sebaliknya orang tua
juga akan merasa sedih manakala melihat putra putrinya sedih. Karena
kegembiraan anak adalah kegembiraan orang tua dan kesusahan anak adalah
kesusahan orang tua. Maka tidak berlebihan jika kesuksesan seorang anak adalah
juga kesuksesan kedua orang tua.
Demi
membantu anak meraih kesuksesan dan cita-cita sang anak, mereka rela bekerja
keras untuk membantu anaknya meraih impian. Susah payah mereka lalui dengan
senyum dan harapan agar kelak anaknya menjadi orang yang sukses. Kasih saying
mereka sungguh tiada terperi. Ketulusan mereka sungguh sulit diungkapkan dengan
kata-kata.
Sebagian
anak mungkin merasa tidak enak kepada ayah bunda karena sering mengomeli atau
marah kepada anak-anak. Padahal kemarahan mereka adalah semata-mata untuk
mengarahkan anak-anak kepada hal-hal yang baik dan positif di masa depan.
Walaupun sang anak merasa benar dan jengkel pada keduanya, namun dengan sabar
kedua orang tua terus berusaha mengarahkan anak-anaknya kepada kebaikan bagi
masa depan.
Tiada
orang tua yang ingin anaknya susah. Orang tua akan senantiasa menginginkan yang
terbaik untuk anak-anaknya. Mereka akan berusaha mendidik, membesarkan dan
merawat anaknya. Mereka akan mengawal sang anak hingga meraih kesuksesan. Kalaulah
kita tidak melihat mereka senantiasa memberikan dukungan di sisi kita, maka
sadarilah bahwa do’a-do’a mereka senantiasa mengiringi kita.
Ada
sebuah cerita bahwasanya terkisah seorang raja yang akan memberikan kepada
orang-orang yang hebat di negerinya. Maka datanglah tiga orang dengan kelebihan
masing-masing kepada sang raja. Masing-masing peserta memiliki kemampuan yang
luar biasa dan mampu membuat sang raja terkesan. Namun di sudut ruangan
ada seorang ibu tua yang sedang berdiri
menonton ketiga orang yang sedang bertanding di hadapan sang raja. Melihat
wanita tersebut maka sang raja heran dan bertanya siapakah kiranya wanita
tersebut. Maka sang wanita tersebut mengatakan bahwa ketiga orang yang sedang
bertanding itu adalah putra-putranya. Ia ingin melihat siapakah diantara ketiga
putranya yang akan diberi penghargaan oleh sang raja. Dengan tersenyum sang
raja turun dari tahtanya dan menghampiri wanita tersebut. Di hadapan sang ibu
itulah sang raja menyerahkan mahkota penghargaan kepada ibu tersebut sehingga
membuat sang iu terkesima keheranan.
Sang
ibupun bertanya kepada sang raja mengapa
ia menyerahkan mahkota kepada dirinya, bukannya kepada orang yang sukses di
hadapan sang raja. Maka sang rajapun menjelaskan bahwa tidak mungkin akan
muncul orang-orang yang hebat tanpa adanya seorang ibu yang hebat seperti
dirinya. Kesuksesan sang ibu dalam mendidik anaknya itulah yang menyebabkan
sang raja memilih untuk menyerahkan mahkota penghargaan kepada sang ibu.
Sesungguhnya
dibalik orang-orang yang besar dan hebata ada orang yang sangat berjasa besar
bagi kesuksesan mereka. Orang itu adalah kedua ayah bunda .
Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar