Rabu, 19 Oktober 2016

CARA PINTAR MENGELOLA MASALAH DALAM HIDUP



CARA PINTAR MENGELOLA MASALAH DALAM HIDUP

Setiap orang memiliki ujian dan masalah yang berbeda-beda dalam kehidupan dirinya. Namun yang terpenting bukanlah seberapa banyak masalah yang ia hadapi dan seberapa besar tatangan yang ia hadapi. Akan tetapi bagaimana cara dirinya menyikapi masalah yang ada di hadapannya.

Ada sebuah kisah yang menginspirasi banyak orang tentang cara bagaimana seseorang menyikapi masalah dalam hidupnya.

Seorang profesor berdiri di depan kelas dan mempunyai beberapa barang di mejanya.

Saat kelas dimulai, dia mengambil sebuah toples kosong yang besar dan mulai mengisinya dengan bola golf.

Kemudian dia berkata pada mahasiswanya, apakah toples itu sudah penuh? Mahasiswa menjawab "Ya!" Jawab mahasiswa.

Kemudian professor mengambil sekotak batu kerikil dan memasuk...kannya ke dalam toples. Batu-batu kerikil masuk mengisi tempat kosong diantara bola-bola golf.
Kemudian si profesor bertanya ke mahasiswanya, apakah toples sudah penuh?
"Ya!" Jawab mereka lagi.

Selanjutnya profesor menuang sekotak pasir ke dalam toples, pasir tersebut memenuhi toples. Profesor bertanya lagi ke mahasiswanya, apakah toples sudah penuh?
"Ya!"

Professor kemudian menuangkan secangkir teh ke dalam toples dan secara langsung mengisi ruang kosong diantara toples tersebut.

Para murid terheran...(apa maksudnya)

Kemudian profesor mulai menjelaskan

"Maksudnya adalah toples ini ibarat kehidupanmu."

"Bola-bola golf adalah hal-hal yang penting - Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan, kerabat dan teman. Jika segala sesuatu hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh."

"Batu-batu kerikil mewakili kekayaan mu, karirmu, rumah dan mobilmu."
"Pasir adalah hal-hal yang sepele."

"Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalam toples," lanjut profesor, "Maka tidak akan ada ruang yang tersisa untuk batu-batu kerikil dan bola-bola golf. Hal yang sama akan terjadi dalam hidupmu."

"Jika yang pertama kali kalian masukkan dalam hidup adalah hal-hal sepele, maka tidak akan ada ruang untuk Tuhan, keluarga, anak-anak, teman dan kerabat. "
"Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal yang tidak penting, kalian tidak akan memiliki ruang untuk hal-hal yang penting."

"Jadi...."

"Berilah perhatian untuk hal-hal yang penting untuk kebahagiaanmu. Mendekatkan diri pada Tuhan, selalu luangkan waktu untuk orang-orang yang anda kasihi, orang tua, anak2, pasangan anda. Berikanlah perhatian terlebih dahulu pada bola-bola golf dan yang terakhir baru urus pasirnya."

Kemudian salah satu mahasiswa bertanya, "Kalau teh yang Bapak tuangkan, mewakili apa?"

Profesor menjawab sambil tersenyum." Saya menunggu pertanyaan itu. Hal itu untuk menunjukkan kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah begitu penuh, tetap selalu tersedia tempat untuk secangkir teh bersama sahabat." Terjemahan dari “GOOGLE BOTTLE” .

Oleh karena itu seseorang paling tidak harus tahu mana yang menjadi prioritas dalam kehidupan dirinya. Terkadang seseorang sibuk memikirkan masalah-masalah yang besar dalam kehidupan sedangkan ia lupa bahwa ada hal-hal sepele yang menjadi prioritas dan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu dapat mempengaruhi seseorang dalam mengambil tindakan dalam hidupnya.
Mengatur skala prioritas dan manajemen masalah sangat perlu bagi seseorang. Kebiasaan mengatur setiap persoalan yang harus diselesaikan terlebih dahulu akan menjdaikansesorang lebih bijak dalam mengelola dan mengatur tatanan kehidupan dirinya.
Dalam hidup seseorang harus mennetukan masalah mana yang harus ia selesaikan terlebih dahulu. Jangan sampai masalah yang seharusnya lebih dahulu diselesaikan menjadi urutan terakhir yang ia pikirkan dan kerjakan. Karena orang yang hebat bukanlah orang yang mampu mengatasi satu masalah besar saja, akan tetapi ia mampu mengatur dan mensikapi setiap masalah dengan baik dan bijaksana.
Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar